Rabu, 13 Juli 2016

Memaknai Hidup



Hidup ini untuk apa?
Pernahkah terlintas dalam benakmu pertanyaan di atas?
Berbicara tentang hidup ini pasti banyak cerita dan pasti cerita setiap orang berbeda-beda satu dengan yang lain. Untung berbeda ya cerita setiap orang, tidak kebayang deh jika semua orang punya cerita yang sama. Hidup tidak berwarna dan cendrung monoton. Itulah indahnya perbedaan,

Hidup itu hanya sekali.. ya sekali saja kau akan merasakan hidup di dunia.. engkau tahu sobat? Dunia ini hanya sementara.. hemmm.. sering ya kita dengar kalimat itu.. ya, orang tua kita pasti selalu mengingatkan. Karena tidak ada yang abadi kecuali Allah.
Bicara mengenai siklus kehidupan yg kita jalani ini aku teringat masa kecilku dulu.
Sedikit bercerita masa di mana diri ini belum mengenal apa-apa..
Ya, dulu di masa kecil diri ini sempat bertanya-tanya mengenai beberapa hal, diantaranya:
1.    gimana bisa ya aku hidup di dunia ini?  
2.    Kok aku bisa berada di sini (lingkungan rumah, keluarga)?
3.     Setelah hidup di dunia nanti akan kemana ya?
4.    Rasanya di kuburan gimana ya?
Dan beribu-ribu pertanyaan lain mengenai siklus hidup ini. Ya namanya juga masih kecil.. blm banyak tahu..  Itu dulu ketika SD pertanyaan seperti itu selalu muncul dikala sedang sendiri.  Pertanyaan itu hanya bisa disimpan sendiri karena tak beraniku tanyakan kepada kedua orangtua maupun guruku.. maklum anak kalem dan pendiem serta sedikit introvet.. hahaha…
Berjalannya waktu, aku pun dapat menjawab beberapa pertanyaan dulu yang selalu menghantui aku itu. ya, ku dapatkan dari pelajaran agama maupun ceramah-ceramah yang ada. Ya, tapi itu pun hanya sebatas pemahaman yang aku dengar saja. 

Aku mulai memahami dengan baik ketika berada di bangku SMKN 1 Kota Bekasi. Sedikit cerita tentang sekolah ini, bahagia sekali rasanya dapat bersekolah di  sini. Ya, bahagia sekali, betapa tidak ketika masuk ke dalam sekolah ini pasti akan merasakan atsmofer yang islami. Dulu sekolah ini dapat julukan SMK berasa pesantren. Julukan ada karena di sekolahku ini sebagian besar siswi yang beragama islam mengenakan jilbab dan organisasi ROHIS sekolahnya sangat aktif. Waktu perkenalan organisasi yang ada di sekolah pun yang keren dan dapat banyak perhatian ketika penampilan ROHIS. Penampilan mereka yang islami dan sejuk dilihat serta persembahan penampilan yang memukau melalu marawis dan nasyidnya membuat mata tertuju padanya. Dan pada akhirnya saya ikut menjadi anggota dan pengurus di Rohis Adz-Dzikru SMKN 1 Kota Bekasi.

Di sini lah pemahamanku mengenai Islam mulai terbuka. Melalui mentoring yang diadakan oleh Rohis ini aku mengenal islam lebih dalam. Kak mentor yang selalu memberikan materi bagaikan charge bagi diri saya. Mengapa tidak motivasi yang diberikan selalu mengingatkan akan berartinya hidup ini dan betapa pentingnya selalu menjaga ruhiyah serta selalu berdoa kepadaNya. Pokoknya setelah pulang berasa selalu ingin berbuat baik dan selalu dekat dengan Allah, melakukan ibadah menjadi semangat. Mulai saat inilah pertanyaan-pertanyaanku tempo hari mulai terjawab. 

Hidup di dunia ini pasti dengan izinNya. Manusia diciptakaan di dunia ini untuk beribadah kepada Allah. Dunia ini hanya sementara, hanya sebagai stasiun pemberhentiaan sementara karena masih ada perjalan panjang yang kekal dan station akhir di ujung sana. Ya, akhirat adalah stasiun akhir siklus kehidupan manusia. Ada surga dan neraka yang menjadi pilihan bagi manusia. Mau pilih yang mana? Surga atau neraka? Itu tergantung bagaimana kita mempersiapkan diri untuk dapat masuk ke dalam salah satunya. Tentu jika ingin masuk ke surga kita harus membekali diri dengan amalan-amalan yang baik, melaksanakan perintahNya dan menjahui larangaNya. Selamat memaknai hidup dengan indah ya. 

Itu ringkasan singkat jawaban dari pertanyaan saya tempo hari. Dari sini lah (mentoring)  saya mengenal indahnya Islam, ukhuwah (persaudaraan). Lingkaran ini mengajarkan bagaimana persaudaraan, disiplin, manage waktu, berbagi, tolong menolong dan lain-lainnya. Allah selalu punya cara untuk hambaNya yang selalu berdoa dan mencoba untuk mendekatkan diri kepadaNya. Hidup dengan selalu mengingatNya dan selalu menyertakanNya dalam kehidupan kita maka hidup pun menjadi tenang dan indah.

Semoga cerita singkat ini dapat menjadi bacaan yang menginspirasi bagi teman-teman. Selamat memaknai hidup penuh berkah dan selamat menuju jalanNya yang lurus ;)

S_N_L

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar