Hidup ini untuk apa?
Pernahkah terlintas dalam
benakmu pertanyaan di atas?
Berbicara tentang hidup ini
pasti banyak cerita dan pasti cerita setiap orang berbeda-beda satu dengan yang
lain. Untung berbeda ya cerita setiap orang, tidak kebayang deh jika semua
orang punya cerita yang sama. Hidup tidak berwarna dan cendrung monoton. Itulah
indahnya perbedaan,
Hidup itu hanya sekali.. ya sekali saja kau akan merasakan hidup di dunia.. engkau tahu sobat? Dunia ini hanya sementara.. hemmm.. sering ya kita dengar kalimat itu.. ya, orang tua kita pasti selalu mengingatkan. Karena tidak ada yang abadi kecuali Allah.
Bicara mengenai siklus kehidupan yg kita jalani ini aku teringat masa kecilku dulu.
Sedikit bercerita masa di
mana diri ini belum mengenal apa-apa..
Ya, dulu di masa kecil diri ini sempat bertanya-tanya mengenai beberapa hal, diantaranya:
Ya, dulu di masa kecil diri ini sempat bertanya-tanya mengenai beberapa hal, diantaranya:
1.
gimana bisa ya aku hidup di dunia ini?
2.
Kok aku bisa berada di sini (lingkungan
rumah, keluarga)?
3.
Setelah hidup di dunia nanti akan kemana ya?
4.
Rasanya di kuburan gimana ya?
Dan beribu-ribu pertanyaan lain
mengenai siklus hidup ini. Ya namanya juga masih kecil.. blm banyak tahu.. Itu dulu ketika SD pertanyaan seperti itu
selalu muncul dikala sedang sendiri. Pertanyaan
itu hanya bisa disimpan sendiri karena tak beraniku tanyakan kepada kedua
orangtua maupun guruku.. maklum anak kalem dan pendiem serta sedikit introvet..
hahaha…
Berjalannya waktu, aku pun
dapat menjawab beberapa pertanyaan dulu yang selalu menghantui aku itu. ya, ku
dapatkan dari pelajaran agama maupun ceramah-ceramah yang ada. Ya, tapi itu pun
hanya sebatas pemahaman yang aku dengar saja.
Aku mulai memahami dengan
baik ketika berada di bangku SMKN 1 Kota Bekasi. Sedikit cerita tentang sekolah
ini, bahagia sekali rasanya dapat bersekolah di
sini. Ya, bahagia sekali, betapa tidak ketika masuk ke dalam sekolah ini
pasti akan merasakan atsmofer yang islami. Dulu sekolah ini dapat julukan SMK
berasa pesantren. Julukan ada karena di sekolahku ini sebagian besar siswi yang
beragama islam mengenakan jilbab dan organisasi ROHIS sekolahnya sangat aktif. Waktu
perkenalan organisasi yang ada di sekolah pun yang keren dan dapat banyak
perhatian ketika penampilan ROHIS. Penampilan mereka yang islami dan sejuk
dilihat serta persembahan penampilan yang memukau melalu marawis dan nasyidnya
membuat mata tertuju padanya. Dan pada akhirnya saya ikut menjadi anggota dan
pengurus di Rohis Adz-Dzikru SMKN 1 Kota Bekasi.
Di sini lah pemahamanku
mengenai Islam mulai terbuka. Melalui mentoring yang diadakan oleh Rohis ini
aku mengenal islam lebih dalam. Kak mentor yang selalu memberikan materi
bagaikan charge bagi diri saya. Mengapa tidak motivasi yang diberikan selalu
mengingatkan akan berartinya hidup ini dan betapa pentingnya selalu menjaga
ruhiyah serta selalu berdoa kepadaNya. Pokoknya setelah pulang berasa selalu
ingin berbuat baik dan selalu dekat dengan Allah, melakukan ibadah menjadi
semangat. Mulai saat inilah pertanyaan-pertanyaanku tempo hari mulai terjawab.
Hidup di dunia ini pasti
dengan izinNya. Manusia diciptakaan di dunia ini untuk beribadah kepada Allah. Dunia
ini hanya sementara, hanya sebagai stasiun pemberhentiaan sementara karena
masih ada perjalan panjang yang kekal dan station akhir di ujung sana. Ya,
akhirat adalah stasiun akhir siklus kehidupan manusia. Ada surga dan neraka
yang menjadi pilihan bagi manusia. Mau pilih yang mana? Surga atau neraka? Itu tergantung
bagaimana kita mempersiapkan diri untuk dapat masuk ke dalam salah satunya. Tentu
jika ingin masuk ke surga kita harus membekali diri dengan amalan-amalan yang
baik, melaksanakan perintahNya dan menjahui larangaNya. Selamat memaknai hidup
dengan indah ya.
Itu ringkasan singkat
jawaban dari pertanyaan saya tempo hari. Dari sini lah (mentoring) saya mengenal indahnya Islam, ukhuwah
(persaudaraan). Lingkaran ini mengajarkan bagaimana persaudaraan, disiplin, manage
waktu, berbagi, tolong menolong dan lain-lainnya. Allah selalu punya cara untuk
hambaNya yang selalu berdoa dan mencoba untuk mendekatkan diri kepadaNya. Hidup
dengan selalu mengingatNya dan selalu menyertakanNya dalam kehidupan kita maka
hidup pun menjadi tenang dan indah.
Semoga cerita singkat ini
dapat menjadi bacaan yang menginspirasi bagi teman-teman. Selamat memaknai
hidup penuh berkah dan selamat menuju jalanNya yang lurus ;)
S_N_L

Tidak ada komentar:
Posting Komentar